Ular Air Pelangi

Deskripsi

Ular yang umumnya bertubuh relatif kecil sampai sedang, panjang maksimum lebih sedikit dari 80 cm, meski kebanyakan antara 50-60 cm. Berkepala kecil, meski sering berperut gendut, dan berekor pendek. Punggung (dorsal) umumnya berwarna coklat muda zaitun hingga abu-abu kehitaman, dengan sepasang garis yang kabur batasnya, berwarna lebih terang kecoklatan, agak jauh di sebelah garis tulang punggungnya. Sisi samping badan (lateral) sebelah bawah berwarna terang kekuningan atau keputihan, dibatasi dengan garis zig-zag kehitaman di sepanjang batas dengan sisik-sisik perut (ventral). Terkadang terlihat garis warna merah jambu agak samar di bagian terang ini, serupa dengan pola renda memanjang. Sisi bawah tubuh (ventral) kekuningan atau keputihan, kadang-kadang dengan bintik-bintik atau garis samar sepanjang garis tengahnya. Bersama dengan kerabatnya, ular lumpur Enhydris plumbea, ular air pelangi kerap ditemui di saluran-saluran air, kolam-kolam ikan, lingkungan sawah, rawa dan sungai-sungai kecil yang berarus tenang. Meski termasuk katagori ular berbisa lemah (mildly venomous) namun hampir tak pernah ada laporan mengenai kasus gigitannya. Jenis ini termasuk dalam status perlindungan Least Concern atau beresiko rendah dalam kategori IUCN versi 3.1, sedangkan menurut CITES tidak masuk dalam list Apendiks.


Lokasi

Terdapat di danau LSI dan Kebun Cikabayan.


Taksonomi

Kelas Reptilia
Ordo Squamata (Subordo: Serpentes)
Famili Colubridae
Genus Enhydris
Spesies Enhydris enhydris