Ular Segitiga Merah

Deskripsi

Ular yang ramping dan gesit. Panjang tubuh maksimal mencapai 120 cm, namun umumnya sekitar 80 cm atau kurang. Sisi atas tubuh (dorsal) coklat kelabu bercampur pola-pola hitam, dengan deretan segitiga terbalik kehitaman di atas berseling dengan segitiga kemerahan di bawah di sepanjang sisi tubuhnya. Warna kemerahan itu memudar di sebelah depan (dekat leher) dan sebelah belakang tubuh (perut hingga ekor). Kepala hijau zaitun sampai kecoklatan. Ular ini menyukai wilayah perairan seperti aliran sungai, saliran, paya dan rawa-rawa, serta kolam-kolam ikan dan sawah. Kadang-kadang bersembunyi sambil berendam di antara tanaman air. Meskipun demikian ular segitiga merah sering pula naik dan tinggal di darat. Aktif di siang hari (diurnal), ular ini terutama memangsa kodok dan ikan, meski tidak jarang pula memburu reptilia kecil seperti kadal. Ular segitiga merah gesit di air maupun di darat. Sedikit agresif dan mudah menggigit apabila ditangkap, namun tidak membahayakan manusia. Ular Segitiga Merah masuk dalam kategori Not Evaluated atau belum dievaluasi dalam kategori status perlindungan IUCN dan tidak masuk dalam Apendiks CITES.


Lokasi

Terdapat di Arboretum Bambu.


Taksonomi

Kelas Reptilia
Ordo Squamata (Subordo: Serpentes)
Famili Colubridae
Genus Xenochrophis
Spesies Xenochrophis trianguligera