Ular Picung

Deskripsi

Ular yang bertubuh kecil ramping. Panjang tubuh maksimal mencapai 130 cm pada ras-ras utara, namun ras Sumatra hanya mencapai panjang 80 cm dan umumnya sekitar 60 cm saja (David and Vogel, 1996). Kepala hewan dewasa berwarna hijau batu (hijau zaitun gelap) di sisi atas, dengan warna kuning dan merah terang di belakangnya sampai ke tengkuk. Bibir berwarna kuning atau kekuningan, dengan coret hitam serupa koma di bawah mata dan mungkin pula terdapat beberapa bintik hitam pada sisik-sisik labial di mukanya. Sisi bawah tubuh (ventral) berwarna kekuningan, dengan bintik-bintik hitam pada tepi sisik ventral. Ular picung merupakan ular daratan yang hidup tidak jauh dari perairan. Ia menghuni hutan-hutan hujan dataran rendah hingga hutan pegunungan bawah sampai ketinggian sekitar 1200 m dpl., namun paling sering ditemukan di hutan sekunder, belukar serta lingkungan pertanian dan pemukiman di sekitarnya. Ular picung terutama menyukai lingkungan dekat sungai, saliran, rawa, sawah dan kolam, di mana ular ini dapat berenang dengan baik. Ular Picung masuk dalam kategori Not Evaluated atau belum dievaluasi dalam kategori status perlindungan IUCN dan tidak masuk dalam Apendiks CITES.


Lokasi

Terdapat di kebun karet FPIK, Cikabayan.


Taksonomi

Kelas Reptilia
Ordo Squamata (Subordo: Serpentes)
Famili Colubridae
Genus Rhabdophis
Spesies Rhabdophis subminiatus