Cicak Terbang

Deskripsi

Kadal yang berukuran agak kecil, panjang total hingga 200 mm. Sayap (Patagium) berupa perpanjangan enam pasang tulang rusuk yang diliputi kulit. Sisi atas patagium dengan warna kuning hingga jingga, berbercak hitam. Sisi bawah abu-abu kekuningan, dengan totol-totol hitam. Kepala berbingkul-bingkul, bersegi-segi dan mengkerut dengan kantung dagu berwarna kuning (jantan) atau biru cerah (betina), dan sepasang sibir kulit di kiri kanan leher. Rigi mahkota kecil, terletak di sisi belakang kepala. Mata khas kadal agamidae, dengan pelupuk tebal menonjol. Pola warna semacam ini merupakan samaran yang baik di pepagan pohon. Sisi bawah tubuh (ventral) abu-abu keputihan agak kehijauan di sisi garis tengah tubuh (medial), dengan titik-titik kecoklatan di arah sebelah pinggir tubuh (lateral). Ekor sekitar 1½ kali panjang tubuh, berbelang-belang di ujung, dengan sisik-sisik yang berlunas kuat menjadikannya nampak bersegi-segi. Pada musim kawin, kerap dijumpai beberapa ekor jantan berkejaran dengan betinanya di satu pohon yang sama. Menyimpan telur di dalam tanah gembur atau humus di dekat pangkal pohon, betinanya menggali tanah dengan menggunakan moncong. Terkadang cekibar berpindah tempat dengan cara ‘terbang’, yakni meloncat dan melayang dari satu pohon ke pohon lain.


Lokasi

Ditemukan di hutan DAR dan hampir diseluruh kawasan kampus IPB.


Taksonomi

Kelas Reptilia
Ordo Sauria
Famili Agamidae (Subfamili: Draconinae)
Genus Draco
Spesies Draco volans