Biawak Air

Deskripsi

Biawak air (Varanus salvator) dilaporkan dapat tumbuh hingga 3 meter panjangnya, tapi kebanyakan biawak yang ditemukan hanya berukuran 1,5 meter saja. Mempunyai temporal berwarna hitam dengan garis kuning seperti pita pada bagian pinggirnya that yang memanjang dari belakang mata. Kadal ini memiliki leher yang panjang dengan moncong yang memanjang pula. Bagian nostril berakhir pada bagian hidung. Ekor pada bagian sampingnya memadatdan bersisik seperti pada sisik dorsal. Sisik pada bagian kepala relatif besar dan halus, Walaupun pada bagian belakangnya kasar dan lebih kecil ukurannya. Warna dari kadal ini biasanya coklat tua atau kehitaman, dengan bintik-bintik kuning pada bagian bawah badannya. Tanda kuning pada bagian tubuhnya itu dapat menunjukkan usia pada kadal tersebut. Kadal ini bersifat semi akuatik dan memiliki habitat yang cukup luas. Mereka sering terlihat di pinggiran sungai atu persawahan. Kadal ini tidak dapat dijauhi dari air. Terkadang juga ditemukan pada lahan datar, dan membuat sarangnya dipinggiran sungai. Kadal ini merupakan hewan pemakan daging yang ekstrim, maksudnya adalah bahwa kadal ini akan memakan apa saja yang dapat dimakan seperti burung dan telurnya, mamalia kecil seperti tikus, ikan, kadal, kodok, ular, buaya muda yang masih kecil, dan kura-kura. Seperti komodo, kadal ini dapat mengetahui bangkai manusia yang telah dikubur dan menggalinya untuk dimakan. Pada saat berburu di dalam air, kadal ini dapat bertahan selama lebih dari 30 menit. Jenis ini termasuk dalam status perlindungan Least Concern atau beresiko rendah dalam kategori IUCN versi 3.1, sedangkan menurut CITES tidak masuk dalam list Apendiks.


Lokasi

Tersebar di danau LSI, dekat kebun karet, dan hutan belakang asrama putra.


Taksonomi

Kelas Reptilia
Ordo Squamata
Famili Varanidae
Genus Varanus
Spesies Varanus salvator